Sejarah! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup Usai Tekuk Thailand

Oleh Ahmad ZF
Sejarah! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup Usai Tekuk Thailand
@rizkyridhoramadhani
  • Indonesia juarai FIFA ASEAN Cup perdana usai tekuk Thailand 4-2 via adu penalti di GBK.
  • Trofi ini memutus rekor kelam "spesialis runner-up" Garuda selama 2 dekade terakhir.
  • Kemenangan ini jadi modal berharga menuju Piala Asia 2027.

Tim nasional sepak bola Indonesia mengukir sejarah emas dengan menjuarai edisi perdana turnamen bergengsi Piala FIFA ASEAN. Skuad Garuda sukses menundukkan musuh bebuyutan, Thailand. Indonesia berhasil juara melalui drama adu penalti 4-2 menyusul hasil imbang 2-2 dalam 120 menit di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Kemenangan dramatis ini bukan hanya membuahkan trofi bergengsi, tetapi juga menghapus "kutukan" spesialis runner-up yang telah membelenggu Indonesia selama lebih dari dua dekade di pentas Asia Tenggara. Setelah enam kali hanya puas di posisi kedua (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020), Kevin Diks dan kawan-kawan akhirnya sukses meruntuhkan tembok mental tersebut.

Tampil dengan skema 3-4-2-1, anak asuh pelatih John Herdman bermain agresif dan mendominasi pertandingan di hadapan puluhan ribu suporter, Presiden RI Prabowo Subianto, serta Presiden FIFA Gianni Infantino. Mengurung pertahanan Thailand dengan penguasaan bola yang dominan, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-84 lewat eksekusi tendangan bebas pemain pengganti, Dean James.

Alih-alih mengunci kemenangan, kelengahan barisan belakang Garuda membuat Thailand merespons cepat. Striker pengganti Iklas Sanron sukses menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-87 dan memaksa laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Meski Thailand bermain dengan 10 orang usai Nicholas Mickelson diganjar kartu merah, laga berlanjut dramatis. Melalui skema serangan balik, Thailand sempat berbalik unggul 1-2 lewat tendangan Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111.

Di tengah ancaman kekalahan, mental juara Garuda tak runtuh. Elkan Baggott tampil sebagai penyelamat lewat gol krusialnya dari kemelut di depan gawang pada menit ke-116.

Pada babak tos-tosan, ketangguhan mental pasukan Merah Putih menjadi penentu. Kegagalan algojo ketiga dan keempat skuad "Gajah Putih" dihukum tuntas oleh barisan eksekutor Indonesia yang seluruhnya sukses menjalankan tugas dengan sempurna, memastikan kemenangan 4-2.

Gelar bersejarah ini menjadi penawar dahaga bagi pecinta sepak bola Tanah Air sekaligus membalas tiga kekalahan pahit dari Thailand di laga final sebelumnya. Kemenangan ini juga akan menjadi modal berharga bagi skuad Garuda yang bersiap menatap panggung yang lebih besar, yakni Piala Asia 2027 di Arab Saudi, di mana Indonesia akan kembali bersua Thailand di Grup F bersama Jepang dan Qatar.

( ahm / ahm )

Komentar (0)