Bawa Optimisme Ekonomi, 54,4 Persen Publik Percaya pada Peran Danantara Indonesia
- Kehadiran Danantara Indonesia dinilai sukses menyuntikkan angin segar dan optimisme bagi perekonomian nasional. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Poltrackin
Kehadiran Danantara Indonesia dinilai sukses menyuntikkan angin segar dan optimisme bagi perekonomian nasional. Berdasarkan hasil survei terbaru dari Poltracking Indonesia yang bertajukEvaluasi Kinerja Pemerintah & Isu Aktual Strategis, lembaga pengelola investasi negara ini langsung mendapatkan tempat dan harapan besar di mata masyarakat.
Berikut adalah rincian temuan Poltracking Indonesia terkait persepsi publik terhadap Danantara:
1. Tingkat Kepercayaan Publik: Modal Legitimasi yang Kuat
Meskipun tergolong sebagai lembaga yang masih memperkuat perannya, Danantara berhasil mengantongi modal kepercayaan yang cukup tinggi dari masyarakat:
54,4% responden menyatakan percaya(akumulasi dari kelompoksangat percayadancukup percaya).
24,9% responden menyatakan tidak percaya(akumulasi dari kelompokkurang percayadansangat tidak percaya).
"Kepercayaan besar tersebut menjadi sinyal bahwa publik mulai melihat potensi Danantara sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam pengelolaan aset dan investasi negara," jelas Peneliti Poltracking Indonesia, Ahmad Zia Fitrahudin, Sabtu (6/6/2026).
2. Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Awal
Sigi Poltracking juga memotret kepuasan publik terhadap performa Danantara Indonesia, di mana penilaian positif tampak jauh lebih dominan:
51,5% responden menyatakan puas(gabungan darisangat puasdancukup puas).
24,1% responden menyatakan tidak puas(gabungan darikurang percayadansangat tidak percaya).
3. Ekspektasi Tinggi untuk Pertumbuhan Ekonomi
Menariknya, data survei menunjukkan bahwa angka kepercayaan masyarakat (54,4%) sedikit mengungguli angka kepuasan (51,5%). Menurut Ahmad Zia, selisih data ini mengindikasikan bahwa sebagian masyarakat saat ini masih menaruh ekspektasi dan harapan yang sangat besar agar Danantara mampu melahirkan hasil konkret bagi pembangunan ekonomi nasional di masa mendatang.
Metodologi Survei
Data ini merupakan bagian dari Survei Nasional Poltracking Indonesia yang dilaksanakan pada periode11–17 Mei 2026. Survei ini memotret berbagai isu aktual strategis dengan mengukur tingkat penerimaan serta legitimasi publik terhadap institusi-institusi negara.