Program Rekening Rakyat Digulirkan Pakai APBN Rp11 Triliun

Oleh Sir Arafat
Program Rekening Rakyat Digulirkan Pakai APBN Rp11 Triliun
  • Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening bank bagi masyarakat dengan memberikan saldo awal sebesar Rp50 ribu untuk setiap rekening baru.

Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening bank bagi masyarakat dengan memberikan saldo awal sebesar Rp50 ribu untuk setiap rekening baru. Program tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta perbankan menyediakan akses rekening bagi masyarakat luas.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) ditugaskan untuk mendukung penyediaan rekening tersebut. Pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau sekitar 200 juta penduduk secara bertahap.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dana saldo awal rekening berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dia memperkirakan kebutuhan anggaran program tersebut mencapai sekitar Rp11 triliun.

"Dananya dari APBN. Totalnya, kalau 200 juta penduduk kan berarti kira-kira Rp600 juta, atau sekitar Rp11 triliun," ujar Airlangga.

Dia menjelaskan perhitungan anggaran masih akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah. Dia menyebut pemberian rekening tidak dilakukan sekaligus karena pelaksanaannya akan berjalan secara bertahap.

"Anggaran nanti kita bahas, karena kan tidak semuanya langsung segitu. Nanti penyediaan rekeningnya dilakukan secara bertahap," ujarnya.

Dia menambahkan saldo awal sebesar Rp50 ribu yang masuk ke rekening masyarakat dapat digunakan atau ditarik sepenuhnya oleh penerima. Pemerintah masih membahas mekanisme teknis terkait pelaksanaan dan waktu pencairan dana tersebut.

"Bisa, bisa ditarik ya," tutur Airlangga.

Program rekening bagi masyarakat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan keuangan. Dengan adanya rekening tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah menerima berbagai layanan perbankan maupun program pemerintah ke depan.

( sir / sir )

Komentar (0)