Graha Merah Putih Mau Disewa BGN, Berapa Ongkos Relokasi Telkom?

Oleh Sir Arafat
Graha Merah Putih Mau Disewa BGN, Berapa Ongkos Relokasi Telkom?
  • Telkom Indonesia bersiap merelokasi sejumlah unit kerja menyusul rencana pemanfaatan Gedung Graha Merah Putih oleh BGN.
  • Pemindahan dilakukan ke sejumlah gedung milik Telkom di wilayah Jabodetabek apabila kerja sama penyewaan tersebut terealisasi.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersiap merelokasi sejumlah unit kerja menyusul rencana pemanfaatan Gedung Graha Merah Putih oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Pemindahan dilakukan ke sejumlah gedung milik Telkom di wilayah Jabodetabek apabila kerja sama penyewaan tersebut terealisasi.

SVP Corporate Secretary Telkom Indonesia Edie Kurniawan mengatakan, relokasi sekaligus diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset gedung perusahaan. Dia menyebut sejumlah direktorat, anak perusahaan, dan entitas asosiasi berpotensi terdampak oleh rencana tersebut.

“Lokasi tujuan pemindahan adalah dengan mengoptimalkan aset gedung Telkom, antara lain Gedung Telkom Landmark Tower dan Gedung Witel Telkom di area Jabodetabek,” kata Edie di Jakarta.

Unit yang direncanakan pindah meliputi Direktorat Finance & Risk Management, Wholesale & International Business, Human Capital Management, IT Digital, Enterprise & Business Service, serta Network. Sejumlah anak perusahaan dan entitas asosiasi yang berkaitan dengan unit tersebut juga masuk dalam lingkup relokasi.

Meski rencana pemindahan telah disiapkan, Telkom belum menetapkan biaya yang harus dikeluarkan untuk proses tersebut. Edie mengatakan pembahasan mengenai lokasi, kebutuhan relokasi, dan teknis pemindahan masih berlangsung.

Dia juga menyatakan belum ada dampak material yang dapat dipastikan terhadap kegiatan operasional Telkom pada tahap ini. Hal tersebut karena rencana pemanfaatan Graha Merah Putih oleh BGN masih berada dalam proses diskusi dan identifikasi.

“Identifikasi dampak terhadap kegiatan operasional Perseroan masih dalam proses analisa, mengingat proses kerja sama masih dalam tahap diskusi dan identifikasi kebutuhan relokasi serta penjajakan skema kerja sama yang akan disepakati,” ujarnya.

Rencana penyewaan Graha Merah Putih kepada BGN menggunakan skema bisnis antarkorporasi atau business to business (B2B). Bagi Telkom, pemanfaatan gedung tersebut merupakan bagian dari strategi leveraging asset untuk mengoptimalkan aset properti sekaligus membuka sumber pendapatan baru.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini sebelumnya mengatakan, skema pemanfaatan aset tersebut akan dijalankan secara proporsional dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Dia melihat kehadiran BGN di Graha Merah Putih juga dapat membuka peluang bisnis lain bagi TelkomGroup.

“Bagi TelkomGroup, rencana penyewaan Gedung GMP oleh BGN merupakan bentuk leveraging asset yang dapat menghadirkan peluang bisnis baru, termasuk melalui penyediaan layanan konektivitas dan solusi digital unggul dari yang kami miliki,” kata Dian.

( sir / sir )

Komentar (0)