Pemerintah Siapkan Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Merah Putih Mulai Agustus
- Pemerintah menyiapkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Langkah tersebut tengah dikonsolidasikan dan dit
Pemerintah menyiapkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Langkah tersebut tengah dikonsolidasikan dan ditargetkan mulai diterapkan secara bertahap pada Agustus 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, pembahasan mengenai mekanisme penyaluran bansos melalui Kopdes Merah Putih masih terus dimatangkan lintas kementerian dan lembaga. Menurut dia, pemerintah ingin memastikan seluruh sistem berjalan optimal sebelum kebijakan diberlakukan secara luas.
"Ya lagi dikonsolidasikan," kata Saifullah Yusuf saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Dia menjelaskan, selama ini Kementerian Sosial menyalurkan dua program bantuan utama, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), melalui mekanisme transfer kepada penerima manfaat. Ke depan, pola distribusi tersebut akan diperluas dengan melibatkan Kopdes Merah Putih sebagai salah satu kanal penyaluran.
"Tentu ke depan kita akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes-Kopdes, karena di Kopdes nanti kan ada gerai-gerai. Salah satunya tentu gerai dari Bank Himbara," ujarnya.
Dia menuturkan, pemerintah telah memulai proses koordinasi sekaligus uji coba di sejumlah daerah guna mengukur kesiapan implementasi kebijakan tersebut. Hasil evaluasi dari tahap percobaan akan menjadi dasar sebelum skema diterapkan secara nasional.
Dia menambahkan, target implementasi kebijakan tersebut diarahkan mulai berjalan pada Agustus 2026. Menurut dia, percepatan pelaksanaan akan disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta ketersediaan komoditas di setiap Kopdes Merah Putih.
"Menurut saya, arahan Presiden cukup jelas dan insya Allah ini nanti kalau sudah memang semuanya siap ya, infrastrukturnya siap, sumber daya manusianya siap, komoditasnya siap, Koperasi Merah Putih," ucapnya.
Dia menegaskan, kebijakan penyaluran bansos melalui koperasi merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah ingin membangun sistem distribusi bantuan yang lebih terintegrasi dengan aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Kopdes Merah Putih dirancang menjadi pusat layanan ekonomi desa. Fasilitas yang tersedia meliputi toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa, hingga gudang penyimpanan hasil panen petani dan tangkapan nelayan.
"Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat sebesar Rp223 triliun tiap tahun yang akan beredar di desa-desa. Tidak keluar, akan beredar di desa-desa," kata Prabowo.
"Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp202 triliun bagi petani, peternak, dan nelayan," tambahnya.
Menurut pemerintah, keberadaan Kopdes Merah Putih diharapkan tidak hanya memperlancar penyaluran bantuan sosial, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi desa. Melalui skema tersebut, perputaran uang di tingkat lokal diproyeksikan meningkat sehingga memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.